Senin, 30 Januari 2017

LETTO : Menyuarakan Lagu Iblis...!!!



Apa sih lagu religius itu?


Ada kesalahan fatal masyarakat kita, khususnya kalangan industri; baik pencipta lagu, penyanyi dan label; dalam hal memahami lagu religius. Mereka beranggapan bahwa lagu religius (ada yang menyebut istilah ‘lagu rohani’) adalah jenis aliran musik tertentu –berbau musik arab, melayu, padang pasir atau gospel—dengan lirik yang menyebut nama Tuhan, Malaikat, Hari Akhir atau untaian ayat-ayat Kitab Suci. Juga dalam momentum waktu peluncuran atau menyanyikannya pada saat-saat tertentu. Bagaikan musim; kemarau, hujan, ramadhan, lebaran, natal, imlek…

Padahal dalam pemahaman keagamaan –-religiusitas— agama apapun; dari sejak bangun tidur, buang air besar, cuci piring, mencari nafkah, sampai ke liang lahat adalah pekerjaan agama. Ironisnya, pelantun-pelantun shalawat-pun tidak memahami hal ini. Mereka mengikuti arus industri, setiap menjelang ramadhan bekerja keras merampungkan ‘album religi’ untuk pada saatnya nanti di-launch ke pendengar.

Kehadiran Letto, band yang bermarkas disebuah gang, Gang Barokah, Kadipiro, Bantul, Jogjakarta; mematahkan pemahaman itu. Mereka menolak keras membuat album religi dengan pemahaman yang sesat itu.

Dalam satu wawancara dengan sebuah májalah internasional terbitan Indonesia, Noe, vokalis Letto, ketika ditanya; mengapa Anda tidak menjadi penyanyi tembang religi, mengungkapkan:

“Karena kita tidak percaya dengan lagu religius. Kalau ada lagu religius berarti ada lagu tidak religius dong. Padahal semua hal menurut kita bisa diambil sisi religiusnya. Mau ngomong kambing sampai tai sapi, semuanya bisa religius juga. Bukan lagunya, tapi bagaimana kita mengambilnya.”

Letto, yang digawangi empat anak muda; Noe (vokalis, penulis syair, keybourd); Patub (guitar); Arian (bass) dan Deddy (drum); jauh-jauh hari bertekad membuat musik yang apik, dengan syair-syair yang jelas membawa pesan; meskipun vokal Noe yang biasa-biasa saja. Soal vokal ini secara jujur diakui sendiri oleh Noe bahwa ia menjadi vokalis adalah sebuah musibah. Ia menjadi korban. Teman-temannya tidak ada yang mau jadi vokalis, terpaksa menjadi terdakwa.

Dalam suatu wawancara radio, baru-baru ini, Noe membuka rahasia, yang selama ini ditutup rapat. Bahwa dalam album terbarunya “Lethologica” terdapat satu lagu untuk iblis. Hah…!!!

Apakah lagu yang diciptakan untuk iblis termasuk lagu religi? Benar-benar gila. Jelas, kalau mengikuti arus pemahaman ‘lagu religi’ yang selama ini kita kenal, lagu itu termasuk ‘tembang setan.’ Bukan lagu religi. Masa iblis dibikinkan lagu.

Lagu iblis ini berjudul: “Kepada Hati Itu.” Iblis mengungkapkan hatinya yang terdalam, ia bertugas mengganggu manusia, namun manusia ini terlalu kuat. Ia selalu berserah diri pada Tuhan.


Kepada Hati Itu

Kerasnya hatimu aku tak mampu
Aku tak mau memintanya
Betapa diriku terus mencoba
Tapi merasa ku tak berdaya

Sepanjang waktumu, tak kau biarkan
Tak kau lepaskan keinginanmu
Mencoba bertahan dari hatiku
Keinginanku memilikinya

Kepada hati itu aku terlena
Dimana kau berada, aku terbawa
Kepada hati itu ku terus mencoba
Dimana kau berada, engkau milik-Nya

Harumnya nafasmu sangat sejuk
Sangat pantas di jiwamu
Begitu terasa lapar dahaga
Kasih dan cinta yang kau punya

Kepada hati itu aku terlena
Dimana kau berada, aku terbawa
Kepada hati itu ku terus mencoba
Dimana kau berada, engkau milik-Nya

Kepada hati itu aku terlena
Dimana kau berada, aku terbawa
Kepada hati itu ku terus mencoba
Dimana kau berada, engkau milik-Nya

Kepada hati itu aku terlena
Dimana kau berada, aku terbawa
Kepada hati itu ku terus mencoba
Dimana kau berada, engkau milik-Nya

 

Kalau saja Noe tidak membuka rahasia itu, kita berpikiran dan menafsirkan bahwa lagu ini lagu cinta biasa, ungkapan seseorang terhadap kekasihnya, yang hatinya belum menerima cintanya.

Sebagaimana lagu “Sandaran Hati” dalam album pertama Letto. Sandaran hatinya adalah antara manusia yang dimabuk asmara dengan kekasihnya (dengan ‘nya’ kecil). Enam bulan berikutnya orang baru ‘ngeh’ bahwa lagu ini semacam doa sang hamba dengan Sang Kekasih (Tuhan). Segala permasalahan kehidupan bersandar lepada Tuhan.

Dalam album kedua, Sebelum Cahaya, orang juga dibebaskan menafsirkan, apa kandungan terdalam syair lagu tersebut. Sampai akhirnya ada yang menyebut bahwa ini adalah cerita tentang ketekunan seorang hamba yang menjalankan shalat malam. Sekali lagi orang bebas menafsirkan.

Emha Ainun Nadjib, ayahnya Noe, puluhan tahun lalu telah menulis puisi “Jalan Sunyi.” Ada kalimat yang hampir mirip pada lagu Sebelum Cahaya, yaitu “perjalanan sunyi.” Maka tidak heran ada yang mengutak-atik-gatuk bahwa lagu ini diperuntukkan ayahndanya tercinta.

Karena perjalanan Emha adalah perjalanan sunyi, sangat jarang orang yang mau menempuhnya. Perjalanan sendiri. Dengan setia, meski tidak jarang difitnah, dicekal, Emha tetap berjalan. Terus berjalan. Hal ini disadari betul oleh Emha sejak muda. Maka ketika anak pertamnya lahir dinamai: Sabrang Mowo Damar Panuluh. Berjalan di atas bara api dengan membawa obor sebagai penerang jalan kemanusiaan. Itu yang dilakukan Emha sampai sekarang, dan sang anak berjanji akan setia menemani.


_________________
mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam menulis lirik,
karena cd dari mas Noe, yang terdapat lirik lagu,
tertinggal di luar kota. mohon diralat. (srr)





Oleh: Sidyana R Rahman
Sumber : Komunitas Kenduri Cinta

Ini saya copy langsung tanpa merubah isinya. Mohon maaf, saya hanya sekeder berbagi. :)
Semoga bermafaat.

Ini Videonya.

 

Mp3nya bisa ambil di  Kumpulan Lagu Letto

Suwun :) Silakan simpulkan sendiri...



Read More

Selasa, 20 Desember 2016

Template Kalender 2017 Full Jawa & Hijriyah

Template Desain Kalender, buat Inspirasu. Bebas gratis download sepuasnya. Full Kalender Jawa, (Hijriyah, Hari Libur, Pasaran, Wuku & Pranata Mangsa). Cocok buat tiyang sepah :D
















Read More

Rabu, 26 Oktober 2016

Kumpulan Lagu Letto



Selamat Sejahtera Manusia...

Mengawali tulisan ini, perlu saya sampaikan bahwa blog ini saya yang buat, jadi bebas terserah saya mau ngisi apa saja. Karena blog ini mempunyai sifat yang baik, tidak sombong, suka menabung dan suka mencuci piring. Dadi yo sakarepku dewe sak senengku.. wkwkwk

Kenapa saya menggunakan Selamat Sejahtera, karena kalo Selamat Pagi, Siang, atau Sore, Selamatnya cuma waktu itu, semoga dengan ucapan Selamat Sejahtera semuannya Sejahtera hari ini, besuk dan selamanya, Amiinn.. :D

Lha iki mau terus opo hubungan e ? Wanciik ngomong opo iki...

Langsung saja, bagi siapapun yang suka akan lagu-lagu Mas Sabrang Mawa Damar Panuluh atau dikenal dengan Noe Letto, klik saja linknya dibawah. Kenapa suka lagunya Letto ? Itu pertanyaan yang sering muncul dari teman maupun orang disekitar saya, ketika saya mendengarkan lagu-lagu Letto. Dan saya tidak tau kenapa saya suka lagu-lagu dari Letto, sak ngertiku lagune apik haha, dari kecil bahkan saya sudah suka lagunya Letto, pertama lagu yang saya dengar adalah lagu Sebelum Cahaya.


Lagu selengkapnya dapat Anda download link dibawah ini, namun sebelumnya akan saya ulas sedikit tentang grub band Letto. Grub musik yang terdiri dari 4 personil yaitu Noe (Sabrang Mawa Damar Panuluh) sebagai vokalis, Patub sebagai gitaris, Arian sebagai Bass, dan Dhedot pada Drumer, sampai saat ini masih banyak pengemarnya, karena lagu-lagu yang dibawakan terdengar enak dan lembut jika nyungseng telinga. Hahaha.
Selain alunan musik yang sepoi cihui dan suara merdu dari sang vokalis, lirik-lirik lagunya juga mengandung banyak arti. Kui sing rodok terpenting, membuat lagu tidak cuma ngawur yang penting bermakna dan berbobot. Info Lengkap Mbah Wiki : Letto, males nulis, haha

Yang mau download langsung cekidot saja :

Letto Full Album Truth, Cry, and Lie (2006) 

  • Letto - Truth, Cry And Lie 
  • Letto - Sampai Nanti, Sampai Mati 
  • Letto - Sandaran Hati 
  • Letto - Sebenarnya Cinta 
  • Letto - U & I 
  • Letto - Tak Bisa Biasa 
  • Letto - Insensitive 
  • Letto - No One Talk About Love Tonite 
  • Letto - Ruang Rindu 
  • Letto - I'll Find A Way (Versi album) 
 Download | Full Album Rar/Zip 

Letto Full Album Don't Make Me Sad (2007)
  • Letto - My Liberty, Good Bye 
  • Letto - Sebelum Cahaya 
  • Letto - Hantui Aku 
  • Letto - Memiliki Kehilangan 
  • Letto - Permintaan Hati 
  • Letto - Ephemera 
  • Letto - Bunga Di Malam Itu 
  • Letto - Innosense's Innocence 
  • Letto - Rasakanlah Makna 
  • Letto - Sejenak 
  • Letto - Kau, Aku Dan Obsesiku 
  • Letto - Don't Make Me Sad 
 Download | Full Album Rar/Zip  

Letto Full Album Lethologica (2009)

  • Letto - Lubang Di Hati 
  • Letto - Senyumanmu 
  • Letto - Kepada Hati Itu 
  • Letto - Lethologica 
  • Letto - Itu Lagi Itu Lagi 
  • Letto - Layang-Layang 
  • Letto - Ku Tak Percaya 
  • Letto - Bird Song 
  • Letto - Putih 
  • Letto - Jalan Yang Hilang 
  • Letto - Hapuskan Keluhanmu 
  • Letto - Almost 
 Download | Full Album Rar/Zip

Letto Full Album Cinta... Bersabarlah (2011)

  • Letto - Dalam Duka 
  • Letto - Cinta... Bersabarlah 
  • Letto - Yang Kusebut Sayang 
  • Letto - Itu Bukan Cinta 
  • Letto - Du du Rindu 
  • Letto - Tapi Saat 
  • Letto - Menyambut Janji 
  • Letto - Mutiara 
  • Letto - Seandainya 
  • Letto - Relung Hati 
 Download | Full Album Rar/Zip

Single Terbaru 2016
Wiiiiisss... Letto tetep mantablah..!!! Yang suka langsung download saja monggo lurr...

Selamat Sejahtera...
Read More

Minggu, 28 Agustus 2016

Logo Vector 34 Provinsi Di Indonesia



Berikut akan di berikan link untuk masing-masing Logo 34 Provinsi di Indonesia, untuk melihat logo masing-masing provinsi silakan download di bawah ini.Gratis.. Semuanya dalam bentuk Vector (CorelDrawX4).

Pulau Sumatera

Pulau Sumatera adalah pulau besar dibagian barat wilayah Indonesia. Pulau besar ini terbagi menjadi 10 provinsi, 2 diantaranya adalah provinsi baru hasil pemekaran, dan 10 provinsi di Pulau Sumatera beserta logonya sebagai berikut :

1.   Provinsi Nangroe Aceh Darussalam
2.   Provinsi Sumatera Utara
3.   Provinsi Sumatera Barat 
4.   Provinsi Riau (Daratan)
5.   Provinsi Kepulauan Riau
6.   Provinsi Jambi
7.   Provinsi Sumatera Selatan
8.   Provinsi Bangka Belitung
9.   Provinsi Bengkulu
10. Provinsi Lampung

Pulau Jawa

Pulau Jawa adalah pulau terluas di dunia urutan ke 13, dan berada di urutan nomor 5 pulau terluas di Indonesia. Pulau dengan tanah yang subur ini dihuni lebih dari 60% total penduduk Indonesia.
Artinya pulau Jawa adalah salah satu pulau yang mempunyai penduduk paling padat di dunia. Ada sekitar 160 juta orang tinggal di pulau yang luasnya lebih dari 126 ribu kilometer persegi ini.
Pulau yang memiliki puluhan gunung yang masih aktif merupakan bagian dari gugusan kepulauan Sunda Besar ini terdiri dari 6 provinsi. Dan logo vectronya sebagai berikut :

11.  Provinsi DKI Jakarta
12.  Provinsi Jawa Barat
13.  Provinsi  Banten
14.  Provinsi  Jawa Tengah
15.  Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
16.  Provinsi Jawa Timur

Pulau Kalimantan

Pulau Kalimantan terdiri dari 5 provinsi, logo vectornya sebagai berikut :

17.  Provinsi Kalimantan Barat
18.  Provinsi Kalimnatan Tengah
19.  Provinsi Kalimantan Selatan
20.  Provinsi Kalimantan Timur
21.  Provinsi Kalimantan Utara 

Kepulauan Nusa Tenggara

Kepulauan Nusa Tenggara terdiri dari 3 provinsi, dan logo vectornya sebagai berikut :

22.  Provinsi Bali
23.  Provinsi Nusa Tenggara Barat
24.  Provinsi Nusa Tenggara Timur 

Pulau Sulawesi

Pulau Sulawesi terdiri dari 6 provinsi, logonya sebagi berikut :

25.  Provinsi Sulawesi Utara
26.  Provinsi Sulawesi Barat
27.  Provinsi Sulawesi Tengah
28.  Provinsi Sulawesi Tenggara
29.  Provinsi Sulawesi Selatan
30.  Provinsi Gorontalo

Kepulauan Maluku

Kepulauan Maluku terdiri dari 2 provinsi, sebagai berikut :

31.  Provinsi Maluku
32.  Provinsi Maluku Utara

Pulau Papua

Kepulauan Papua terdiri dari 2 provinsi, logonya :

33.  Provinsi Papua
34.  Provinsi Papua Barat


Semoga bermanfaat, bagi semua umat :D
Untuk yang belum punya CorelDrawX4 dowload disini.
Read More

Jumat, 15 Januari 2016

Desain Apa Itu ?



Siapa yang tidak tahu tentang desain, semua orang pasti sudah dengar apa itu yang dimaksud dengan desain. Akan tetapi semua orang tentu mempunyai pendapat masing-masing tentang desain.

Desain adalah garis besar, sketsa; rencana, seperti dalam kegiatan seni, bangunan, gagasan tentang mesin yang akan diwujudkan (The American Collage Dictionary). Desain adalah gambar atau garis besar tentang sesuatu yang akan dikerjakan atau dibuat (Readers Dictionary, Oxford Progressive English).

Akan tetapi dalam memahami akan arti desain menurut saya desain adalah sebuah bentuk, yang dimana awalnya sudah direncanakan (rancangan) dan sebagian besar dijadikan bentuk tersebut ke dalam bentuk yang nyata. Dalam kehidupan nyata yang tercipta secara alami atau buatan manusia, tidak ada yang tak ber desain. Karena desain tak mengenal bentuk apapun, abstrakpun itu sebuah desain.

Apabila seseorang menginginkan suatu desain yang indah maka pergilah dan kenalilah alam raya, karena desain yang indah sifatnya alami. Salah satu sifat alamai atau yang terbentuk secara alami adalah tanpa adanya garis lurus. Karena hampir 99% yang bersifat alami itu tidak ada yang bergaris lurus, pasti lengkung atau curva. Lihat sekeliling anda yang bersifat atau terbentuk secara alami, kemudian perhatikan bentuk tersebut.

Akan tetapi kembali kepada diri kita sendiri bagaimana kita mengembangakan akan sebuah desain tersebut menjadi bentuk lurus ataupun curva. Karena bentuk lurus ataupun curva itu semua adalah desain.

Desain Itu Apa ? Ga tau.
Read More

Selasa, 12 Januari 2016

Gunung Merapi 2930 mdpl



Gunung Merapi (ketinggian puncak 2.968 mdpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh permukiman yang sangat padat. Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali. Kota Magelang dan Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat, berjarak di bawah 30 km dari puncaknya. Di lerengnya masih terdapat permukiman sampai ketinggian 1700 m dan hanya berjarak empat kilometer dari puncak. Oleh karena tingkat kepentingannya ini, Merapi menjadi salah satu dari enam belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek Gunung Api Dekade Ini (Decade Volcanoes).

Seperti biasa di setiap postingan, pasti saya awali dengan sedikit pengetahuan tentang gunung yang akan saya posting, saya biasa ambil di Wikpedia, karena selain gratis Wikipedia merupakan web yang sudah banyak diakui akan kebenaran informasi yang diberikan.

Akhir bulan bukan berarti untuk berakhir akan petualangan, setelah selang beberapa hari naik di Gunung Lawu, pada bulan yang sama yaitu bulan Agustus, tepatnya tanggal 31 Agustus  2014 saya dan teman-teman kembali menaiki sebuah gunung yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Yaitu Gunung Merapi. Tapi kali ini tidak semua teman yang naik ke Gunung Lawu ikut semua, tapi disini kami dengan teman-teman yang baru, yaitu teman dari Bartapala Semarang (Batu Rantai Pecinta Alam).

Dari kiri gambar ; Mas Mail, Mbak Priyas, Pak Guru (Shobar), Bagus, Saya, Kenthos, Mas Farhan, Mas Agung 


Itu sebagian teman-teman yang masuk dalam kamera, masih banyak lagi yang belum terekam :D. Dimana para personilnya datang dari berbagai kota. Bartapala sendiri dari Kota Semarang, yang waktu itu beranggotakan banyak orang (lupa) hahaha. Dan teman saya dari Kota Reog - Ponorogo dan ada juga yang dari Kota Pendekar - Madiun, dan saya sendiri dari Kota 1001 Goa, Pacitan pastinya hahahahasu.

Dari berbagai pengalaman naik gunung, yang baru kedua kalinya (pengalaman ndasmu kui) Gunung Merapi merupakan gunung yang sangat berkesan dibanding pendakian gunung lainnya (bukan gunung kembar). Karena waktu naik belum sampai ke puncak waktu sudah menjelang malam, dan jalan yang di lalui pun cukup ekstrim, sampai-sampai ada temen cewek yang cukup gemuk (lemu sih) sering jatuh bangun keclurut (keplest).

Perjalanan dari Madiun menuju arah Solo lewat Jalan Tembus Magetan Karanganyar. Sampai di Base Camp New Selo Magelang Jawa Tengah.



Kurang lebih banyak jam (lupa) hahahasu, akhirnya sampai di Base Camp. Dan bertemu dengan teman-teman Bartapal Semarang. Jam menunjukkan pukul 15.00 WIB akhirnya perjalanan naik ke Puncak pun dimulai. Ini cukup mengesankan, karena didalam tas ransel saya terdapat 5 botol air minum besar dan dua botol kecil,  sampai pos satu masih ditambah lagi satu botol besar. Mantab bukan main, karena diatas tidak ada air sama sekali.

Ini pak Guru Qomar dimana setiap tikungan selalu poto.
Dari kiri ; Farhan, Dugara (alor NTT), Bagus, Alfian, Kenthos, Saya

Perjalan sudah hampir setengah kurang seperampat, teman-teman Bartapala bertemu teman yang lain, kebetulan naik sehari sebelumnya.



Dan perjalanan berlanjut hingga malam hari, tapi belum sampi juga. Akhirnya camp di bawah pasar setan. (Pasar Bubrah).

Bermalamlah di bawah Pasar Bubrah. Dan paginya melanjutkan lagi perjalanan ke puncak. Kira-kira satu jam perjalanan lagi. Dengan jalan yang berpasir. Naik satu jam turun 15 menit. Hahahasu.



Buat kanca-kancaku yaang muncak Merapi ini foto fullnya :D
.:: Mt. Merapi ::.


Read More

Jumat, 25 Desember 2015

Pendakian Mt. Lawu 17 Agustus 2014

Gunung Lawu. Siapa yang tak kenal dengan Gunung Lawu ?
Sedikit Informasi tentang Gunung Lawu :D
Yak, sebuah gunung yang terletak terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung Lawu terletak di antara dua kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Status gunung ini adalah gunung api "istirahat",  dan telah lama tidak aktif, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi (basa ne rodok dhuwur).
Gunung Lawu mempunya tinggi 3.265 mdpl (meter diataspermukaan langit) :D (meter dipermukaan laut ). Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Yang terakhir ini adalah puncak tertinggi.

Kenapa Gunung Lawu ? Karena gunung ini adalah gunung yang pertama kalinya saya naiki eh daki (mendaki untuk pertama kalinya). Gunung Lawu mempunyai 3 rute yang berbeda, yang saya tau :D yaitu Jalur Cemoro Sewu, Cemoro Kandang dan Jalur Candi Cetho.
Alat bawaan saya. Tas Carrier, Sandal, dan Kaos Tangan.

Berangkat dari Mbuluh, Kebonsari, Madiun pada tanggal 16 Agustus 2014. Dengan beberapa personil lainnya. Ada 8 orang, nih orangnya :D

Dari kiri : Yayas (Ponorogo), Bagus (Ponorogo), Mbathil (Madiun), Aku, Fery (Madiun)
Ini Agus (Kenthoz) Madiun
Ini tukang sapu bersih, Angg (Caruban)

Perjalanan dari Madiun ke Gunung Lawu bisa ditempuh dengan berbagai macam kendaraan, itu terserah Anda. Bisa juga dengan jalan kaki, itu juga terserah Anda. Hahaha. Saya dan konco-konco menuju Gunung Lawu naik sepeda motor, karena dengan menggunakan sepeda motor kita ga perlu repot-repot membawa mobil :v.

Rute yang diambil dari Madiun langsng menuju ke arah Takeran, kemudian ke arah Alun-Alun Magetan. Dari situ tinggal ambil arah solo atau ngulon :D. Sampai menemukan jalan yang mantab dan berliku-liku dan berkelok-kelok dan berkelek-kelek yang di pinggir terdapat kebun strowberry dan pohon cemara. Tapi ini bukan membahas jalan :v. Jadi langsung saja kurang lebih satu setengah jam sampailah ke Base Camp Gunung Lawu di 0KM Cemoro Sewu.

Base Camp Cemoro Sewu diambil dari HP Samsung yang sudah Lansia

Sampai di Base Camp pastikan sarapan dulu dan ngopi yang pasti. Parkir motor yang rapi dan bayar parkir :D. Daftar di Base Camp cukup dengan Rp.10.000,- per orang sudah bisa tidur di pucuk Gunung Lawu. Dikarenakan tanggal 17 atau 17an sangat rame poooolll. Dan berangkattt....

Irunge tambalan, maklum perdana co..

Lama perjalanan kurang lebih memakan waktu 5-6 jam, karena di sini banyak yang pemula. Setiap berjalan kurang lebih 100 m - 200 m ( kalo ada sih ) berhenti, istirahat, tidur, dan ngopi. :D
Sampai pos 4 suhu semakin dingin, sehingga hidung - hidung banyak yang ditembel dengan salonpas wkwkkwkwkw. Dan sampai pos V sudah jam 7 malam.

Waktu itu pas sampai di pos V, ada kebakaran di bawah pos 5. Api waktu itu sudah mulai mengecil, segrombolan saya dan kawan - kawan langsung menuju ke Warung Mbok Yem, warung tertinggi di Indonesia.
 
Pos V Kebakaran



Dan kira - kira stengah jam dari pos 5, sampailah di Warung Mbok Yem, yaitu di Hargo Dalem, yang sudah penuh dengan pendaki yang sudah membagun tenda maupun di dalem villa ( Villa Mbok Yem hahaha ). Kemudian langsung bongkar tenda, selesai pasang tenda langsung buat kopi. Karena suhu waktu itu -5 derajat celsius :D adem broooo... dan itu pengalaman selama naik gunung sejarah paling dingin. Bangun pagi kopi jadi es.

Dan ternyata tidur di malem pertama di atas ketinggian 3000 itu sangat sulit, setiap bangun serasa masih malem terus ga pagi-pagi :D. Posisi suhu malam itu -5 derajat celcius, teman saya mbathil tidur diluar selimutan sarung :D dan satunya Bagus cuma selimutan tutup tenda, kasihan banget :v. Waktu menunjukkan jam 5 pagi kami semua siap-siap untuk melanjutkan ke Puncak Tertinggi yaitu Hargo Dumilah.





Ini ketemu temennya Kenthoz dari Lupa rumahnya.

Tulisan ini pinjam.




Itu foto-foto orang ga jelas dan anak-anak alay nulis-nulis di kertas :D. Selain foto-foto di Puncak Gunung Lawu atau Puncak Hargo Dumilah juga ada pengibaran bendera Merah Putih.


Pengibaran yang di ikuti kurang lebih orang banyak ya. Dan pada waktu yang bersamaan ada Mas - Mas dari Solo untuk memecahkan rekor MURI yaitu dengan membawa sepedah TRAIL ke Puncak Hargo Dumilah. Tapi sayang fotonya ga ada :(. Setelah upacara selesai dan masak Mie Instan pastinya serta tidak lupa ngopi, kami comebackto warung Mbok Yem alias kembali ke tenda.

 
Warung Mbok Yem


Sebelum turun pastikan ngopi dulu

Suasana pagi POS 5 pas kebakaran
Sampai di Base Camp, sudah ada tulisan peringatan


Dan selama perjalanan turun banyak berbagai cerita, salah satunya yang tak terlupakan yaitu, Mas Angg dan Mbathil. Mas Angg yang dari awal naik katanya mau jadi Sapu Bersih, eh malah perjalanan naik sampek pos 3 udah mulai lelah :D. Katanya kepalanya pusing pas bau belerang. Dan akhirnya waktu perjalanan turun ketinggalan jauh :D, ga jadi sapu bersih malah jadi Kentthoz yang balik nyusul ke atas lagi deh :D hahaha... Untung ga terjadi apa-apa, sudah satu jam nunggu ga ada dan waktu itu posisi lagi kebakaran, yaudah Kenthos pun back to nduwur lagi hahaha.


Salam Postingan gaplek penuh inspirAsu. :D
Nggo kancaku sing muncak iki full fotone...
.:: Mt. Lawu 170814 ::.
Read More